Search
Close this search box.

Langkah-langkah Efektif Mengobati Infeksi Telinga dengan Benar

Langkah-langkah Efektif Mengobati Infeksi Telinga dengan Benar

Infeksi telinga bisa terasa begitu menyakitkan. Namun, tenang saja, ada beberapa cara mengobati infeksi telinga yang efektif untuk Anda coba. 

Infeksi telinga merupakan kondisi ketika telinga bagian luar, tengah, atau dalam terkena infeksi yang disebabkan karena bakteri, virus, atau jamur. 

Biasanya, infeksi telinga ini dapat sembuh dengan sendirinya dalam hitungan minggu. Akan tetapi, pada beberapa kasus, proses penyembuhan infeksi telinga ini bisa terjadi dalam kurun waktu yang lebih lama bahkan membutuhkan penanganan dari dokter. 

Lalu, bagaimana cara terbaik untuk mengobati infeksi telinga? Apakah perlu segera ke dokter atau dapat mengobati infeksi telinga sendiri di rumah? Simak penjelasan di bawah ini, ya.  

Mengobati Infeksi Telinga di Rumah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, infeksi telinga dapat sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan medis atau obat khusus. Oleh karena itu, apabila Anda atau anak Anda terkena infeksi telinga, langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengobati gejala infeksi telinga di rumah. 

Apa saja cara mengobati infeksi telinga di rumah? Berikut adalah cara yang bisa Anda lakukan di rumah. 

Baca Juga : Mengatasi Gangguan Pendengaran Di Satu Telinga: Informasi Dan Solusi

1. Kompres Hangat

Cara mengobati infeksi telinga yang pertama yaitu dengan kompres air hangat. Kompres hangat ini dapat membantu mengurangi rasa sakit akibat infeksi telinga.

Caranya yaitu dengan merendam waslap atau handuk di dalam air hangat, kemudian peras airnya dan tempelkan waslap pada telinga yang terkena infeksi selama 20 menit. Apabila kompres hangat berhasil membantu mengatasi rasa sakit, gunakan kembali kompres tersebut sepanjang hari. 

Selain menggunakan waslap atau handuk, Anda juga bisa menggunakan kapas untuk ditempelkan di lubang terluar telinga. 

2. Tidur dengan Posisi Kepala yang Lebih Tinggi

Posisi tidur yang tepat juga bisa membantu mengurangi rasa sakit pada telinga. Agar rasa nyeri berkurang, usahakan untuk menyandarkan kepala pada dua buah bantal atau lebih agar telinga yang terinfeksi lebih tinggi dari bagian tubuh lainnya. 

Selain itu, hindari untuk tidur di sisi telinga yang sakit. Misalnya. apabila infeksi telinga terjadi di telinga sebelah kanan, maka tidurlah menyamping ke sisi kiri. 

Cara tersebut bertujuan untuk mencegah telinga yang sakit tertekan sehingga rasa nyeri telinga pun bisa berkurang. 

3. Kumur dengan Air Garam

Air garam dikenal sebagai cara yang efektif untuk mengurangi peradangan. Hal tersebut juga berlaku untuk radang tenggorokan yang terjadi karena infeksi telinga. 

Berkumur dengan air garam juga bisa membantu membersihkan saluran telinga yang tersumbat karena produksi lendir yang berlebih. 

4. Obat Tetes Telinga

Apabila infeksi telinga terjadi di telinga bagian luar atau umumnya dikenal sebagai swimmer’s ear, menggunakan obat tetes telinga dapat membantu mengeringkan cairan.

Namun, beberapa orang mungkin tidak dianjurkan untuk menggunakan obat tetes telinga ini. Oleh karena itu, ada baiknya apabila Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan jika obat tetes telinga tersebut aman digunakan. 

5. Hidrogen Peroksida

Cara mengobati infeksi telinga selanjutnya yaitu dengan memasukkan hidrogen peroksida ke telinga yang terkena infeksi. Caranya yaitu dengan meletakkan beberapa tetes hidrogen peroksida di telinga yang terkena infeksi. Kemudian diamkan selama beberapa menit lalu miringkan kepala Anda di atas wastafel agar cairannya keluar. 

Perlu Anda ketahui, jangan menggunakan hidrogen peroksida terlalu banyak. Selain itu, jangan mengulangi prosedur ini terlalu sering. Sebab, kedua hal tersebut dapat menyebabkan iritasi, nyeri, dan peradangan. 

mengobati infeksi telinga

Baca Juga : Komunikasi Efektif Dengan Tunarungu: Tips Dan Trik Yang Berguna

Pengobatan untuk Infeksi Telinga

Apabila gejala infeksi telinga tidak membaik dan bertambah parah, segera periksakan telinga ke dokter. Biasanya, dokter akan memberikan obat sesuai dengan penyebab dan kondisi sakit yang dialami. 

Apa saja obat untuk infeksi telinga? Berikut adalah penjelasannya. 

1. Antibiotik

Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi telinga yang terjadi karena bakteri. Umumnya, dokter akan meresepkan antibiotik berupa obat minum atau obat tetes yang disesuaikan dengan kondisi pasien. 

Dilansir dari Mayo Clinic, untuk infeksi telinga pada anak, antibiotik hanya diberikan dalam kondisi tertentu sebagai berikut ini:

  • Anak-anak berusia 6 bulan keatas dengan nyeri telinga sedang hingga parah pada satu atau kedua sisi telinga selama setidaknya 48 jam atau suhu 39 derajat Celcius atau lebih. 
  • Anak-anak berusia 6 hingga 23 bulan dengan nyeri telinga ringan pada satu atau kedua sisi telinga selama kurang dari 48 jam dan suhu kurang dari 39 derajat Celcius. 
  • Anak-anak berusia 24 bulan atau lebih tua dengan nyeri telinga ringan di satu atau kedua sisi telinga selama kurang dari 48 jam dan suhu kurang dari 39 derajat Celcius. 
  • Anak-anak di bawa usia 6 bulan dengan otitis media akut akan lebih mungkin untuk diobati dengan antibiotik tanpa waktu tunggu pengamatan awal. 

Penggunaan antibiotik harus sesuai dengan anjuran dokter, baik dosis dan waktu pemakaiannya. Jangan sampai melewatkan satu dosis pun, sebab hal tersebut dapat menyebabkan infeksi terjadi lagi dan resistensi bakteri terhadap antibiotik. 

Apabila infeksi terjadi karena bakteri, Anda mungkin akan mendapatkan antibiotik oral atau topikal. Umumnya, dokter akan memberikan amoxicillin. Namun, Anda juga bisa diresepkan antibiotik lain tergantung jenis bakteri yang menyebabkan infeksi pada telinga. 

2. Antivirus

Antivirus akan diberikan pada pasien penderita infeksi telinga yang terjadi karena infeksi virus. 

Infeksi telinga akibat virus biasanya terjadi karena infeksi saluran pernapasan atas, misalnya batuk pilek. Kondisi tersebut biasanya bisa sembuh dengan sendirinya. 

Antivirus ini biasanya digunakan untuk mengatasi infeksi telinga yang disebabkan karena herpes zoster atau sindrom Ramsay-Hunt. Sebab, kondisi tersebut menyebabkan saraf yang melayani otot wajah dapat terinfeksi dan menyebabkan pembengkakan hingga kelumpuhan parsial. 

Biasanya, dokter akan meresepkan antivirus seperti steroid dan acyclovir. 

3. Antijamur

Apabila infeksi yang terjadi disebabkan karena jamur, dokter biasanya akan meresepkan antijamur. Meskipun demikian, dokter biasanya akan memberikan antibiotik terlebih dahulu karena gejala infeksi telinga akibat jamur menyerupai infeksi bakteri. 

Antijamur biasanya akan diberikan apabila hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan penyebab infeksi telinga adalah karena jamur atau kondisi tidak membaik setelah pemberian antibiotik. 

Beberapa antijamur yang biasa diberikan untuk pasien infeksi telinga adalah clotrimazole, ketoconazole, miconazole, dan fluconazole. 

Baca Juga : Hubungan Antara Gangguan Pendengaran Dan Depresi: Fakta Yang Perlu Anda Ketahui

4. Obat Pereda Nyeri dan Dekongestan

Infeksi telinga juga bisa disebabkan karena penyakit lain, seperti flu atau alergi. Apabila infeksi terjadi karena flu atau penyakit pernapasan lainnya, Anda bisa menggunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas di pasaran. Contohnya paracetamol dan ibuprofen untuk meredakan sakit telinga akibat peradangan. 

Namun, jika infeksi telinga yang terjadi diakibatkan reaksi alergi, Anda bisa menggunakan dekongestan atau antihistamin. Contohnya pseudoephedrine atau diphenhydramine. 

5. Pemasangan Tabung Telinga

Apabila infeksi terjadi berulang atau dalam jangka waktu yang panjang, dokter mungkin akan menganjurkan untuk pemasangan tabung telinga. Pasien yang dinyatakan sembuh, tetapi masih memiliki cairan yang menumpuk di telinga juga perlu menggunakan prosedur ini. 

Tabung telinga ini akan membantu mengalirkan cairan dari telinga tengah. Ahli bedah akan membuat lubang kecil pada gendang telinga untuk menyedot cairan keluar dari telinga bagian tengah. 

Tabung kecil ini akan diletakkan di lubang untuk membantu ventilasi telinga tengah dan mencegah penumpukan cairan yang lebih banyak. Tabung ini akan berada di telinga selama 4-18 bulan dan akan rontok dengan sendirinya. 

Penutup

Itu dia beberapa cara mengobati infeksi telinga. Apabila pengobatan sendiri yang dilakukan di rumah tidak membuat infeksi telinga membaik, jangan tunda untuk memeriksakan telinga Anda ke dokter. Dengan begitu, Anda bisa segera mendapatkan pengobatan yang tepat dan infeksi tidak bertambah parah. 

Bagi Anda yang sedang mencari alat bantu dengar berkualitas dengan garansi dan harga terjangkau, Anda bisa mengunjungi pusat jual alat bantu dengar Brilliant Hearing. Ada beragam alat bantu dengar yang dapat menyesuaikan gaya hidup dan preferensi Anda.

Produk Kami

Bagikan :

Artikel Lainnya

Brillianthearing.id
Share to Friend/Family:
©️ Brilliant Hearing 2024