Search
Close this search box.

Hubungan Antara Gangguan Pendengaran dan Depresi: Fakta yang Perlu Anda Ketahui

gangguan pendengaran dan depresi

Pendengaran yang terganggu memiliki beberapa dampak buruk pada kehidupan penderitanya. Rupanya, gangguan pendengaran juga dapat menyebabkan seseorang merasa depresi. Lalu apa hubungan antara gangguan pendengaran dan depresi

Pengertian Depresi

Depresi merupakan gangguan pada suasana hati. Depresi ini memiliki dampak yang begitu besar pada kualitas hidup seseorang, mengganggu fungsi kognitif dan sosial, serta dapat menyebabkan penurunan kinerja di tempat kerja atau tempat lainnya. 

Umumnya depresi ditandai dengan kesedihan, kehilangan minat atau kesenangan, perasaan bersalah atau kepercayaan diri yang rendah, gangguan tidur atau nafsu makan, kelelahan, dan sulit untuk berkonsentrasi. 

Depresi ini dapat sembuh dengan pengobatan dan perawatan yang tepat. Contoh pengobatan depresi yang bisa dilakukan yaitu pembinaan atau pengaktifan kembali jaringan sosial dan kegiatan sosial. 

Baca Juga : Exploring Modern Hearing Tests: Fitur-Fitur Yang Perlu Diketahui

Hubungan Antara Gangguan Pendengaran dan Depresi

Gangguan pendengaran menyebabkan penurunan kemampuan seseorang untuk mendengar dan memahami percakapan. Seringkali, kondisi ini menyebabkan penderita gangguan pendengaran menarik diri dari situasi sosial yang mengharuskan mereka untuk berkomunikasi dengan orang lain. Selain itu, gangguan pendengaran juga bisa menyebabkan depresi atau suasana hati yang buruk. 

Gangguan pendengaran yang tidak diobati dapat menyebabkan isolasi sosial dan depresi. Hal tersebut akan berdampak pada kualitas hidup seseorang. 

Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan mengenai hubungan antara gangguan pendengaran dan depresi berikut ini. 

1. Isolasi Sosial

Gangguan pendengaran yang tidak diobati dapat menyebabkan isolasi sosial yang akan memperburuk kecemasan dan depresi. Penderita gangguan pendengaran mungkin saja mengalami tingkat stres yang besar. 

Kemampuan mendengar yang menurun akan menyulitkan seseorang untuk berkomunikasi dengan orang lain, mendengarkan musik, menonton televisi, bahkan mendengar suara langkah kaki. 

Kondisi tersebut dapat menimbulkan perasaan terisolasi dan frustasi yang akhirnya meningkatkan risiko kecemasan dan depresi. Selain itu, ketika seseorang tidak dapat mendengar dengan baik, mereka mungkin akan menghindari situasi sosial. 

Tentunya, hal tersebut akan mempersulit penderita gangguan pendengaran untuk berhubungan dengan teman dan keluarga. Itulah yang seringkali menyebabkan penderita gangguan pendengaran mengalami perasaan kesepian dan terisolasi. 

2. Penurunan Kognitif

Gangguan pendengaran dapat menurunkan kemampuan kognitif yang juga dikaitkan dengan kecemasan dan depresi. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association, orang dengan gangguan pendengaran memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami penurunan kognitif daripada mereka yang tidak mengalami gangguan pendengaran. 

3. Mengubah Cara Anda untuk Memproses Suara

Kecemasan dan depresi juga bisa menyebabkan perubahan pada cara seseorang untuk memproses suara. Akibatnya, penderita gangguan pendengaran mungkin mendengar suara yang sebenarnya tidak ada, atau mereka salah dalam menafsirkan suara normal sebagai suara yang berbahaya atau mengancam. Hal tersebut dapat memperparah perasaan terisolasi. 

gangguan pendengaran dan depresi

Baca Juga : Diet Sehat: Menurunkan Risiko Gangguan Pendengaran Dengan Langkah Sederhana

Perawatan Gangguan Pendengaran

Penting bagi Anda untuk mengenali gejala awal gangguan pendengaran. Dengan begitu Anda bisa segera menemui dokter untuk melakukan pemeriksaan pendengaran sehingga Anda bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat dan gangguan pendengaran tidak bertambah parah. 

BIasanya, penderita gangguan pendengaran akan menerapkan strategi koping yang  mungkin akan menyebabkan mereka lebih menarik diri dari situasi sosial. Ketika kemampuan mendengar seseorang berkurang, mereka mungkin akan menghindari situasi yang menuntut atau mengancam karena takut malu, frustasi, terasing, atau stres. 

Biasanya penghindaran seperti itu digunakan dalam situasi dimana mereka memiliki sedikit kontrol terhadap lingkungan. Misalnya di tempat kerja, publik, atau di sekitar orang asing. 

Akan tetapi, di situasi dimana mereka memiliki kendali penuh, misalnya di rumah, mereka biasanya akan memaksakan ketidakmampuan mereka untuk mendengar dengan baik pada orang lain. Contohnya yaitu dengan meningkatkan volume televisi yang membuat orang lain harus menahan kebisingan atau berpindah ke ruangan lain. 

Tidak hanya berdampak pada diri sendiri, gangguan pendengaran juga mungkin saja berdampak pada orang lain. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk melakukan pemeriksaan apabila mengalami masalah pada pendengaran Anda. 

Anda bisa mempertimbangkan beberapa hal berikut ini sebelum berkonsultasi dengan audiolog. 

  • Anda terkadang merasa malu untuk bertemu dengan orang baru karena Anda sulit untuk memahami ucapan mereka. 
  • Anda merasa frustasi ketika berbicara dengan anggota keluarga karena Anda kesulitan untuk mendengar suara mereka. 
  • Anda merasa membatasi diri dari kehidupan sosial karena merasa terganggu atau frustasi dengan pendengaran Anda. 

Apabila Anda mengalami beberapa kondisi di atas, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan audiolog. 

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi gangguan pendengaran yaitu dengan menggunakan alat bantu dengar. Penggunaan alat bantu dengar ini telah dikaitkan dengan penurunan risiko depresi pada penderita gangguan pendengaran. 

Hal tersebut juga telah dijelaskan dalam beberapa penelitian yang menunjukkan penurunan gejala depresi dalam waktu tiga bulan setelah penggunaan alat bantu dengar. 

Baca Juga : Siapa Yang Berisiko Terkena Tinnitus Dan Cara Mengatasinya

Penutup

Demikian penjelasan mengenai hubungan antara gangguan pendengaran dan depresi. Apabila tidak diobati dengan tepat, gangguan pendengaran ini dapat menurunkan kualitas hidup seseorang. Oleh karena itu, apabila Anda mengalami gejala gangguan pendengaran, segera berkonsultasi dengan dokter atau audiolog untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang efektif. 

Bagi Anda yang sedang mencari alat bantu dengar berkualitas dengan garansi dan harga terjangkau, Anda bisa mengunjungi pusat jual alat bantu dengar Brilliant Hearing. Ada beragam alat bantu dengar yang dapat menyesuaikan gaya hidup dan preferensi Anda.

Produk Kami

Bagikan :

Artikel Lainnya

Brillianthearing.id
Share to Friend/Family:
©️ Brilliant Hearing 2024