Deteksi Dini Gangguan Pendengaran, Coba Aplikasi hearWHO!

Deteksi Dini Gangguan Pendengaran, Coba Aplikasi hearWHO!

WHO merayakan Hari Pendengaran Dunia setiap tahun pada tanggal 3 Maret dan untuk tahun 2019, mereka meluncurkan sebuah aplikasi kesehatan gratis yang dapat diunduh di perangkat smartphone bernama hearWHO.

Aplikasi ini dapat membantu pengguna memeriksa pendengaran secara teratur dan mendeteksi gangguan pendengaran sejak dini.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang cara mencegah tuli dan gangguan pendengaran yang dihadapi oleh sekitar 5 persen populasi dunia atau 466 juta orang, termasuk 34 juta anak-anak. WHO juga memperkirakan angka tersebut akan meningkat dua kali lipat pada 2050.

Berikut ini penjelasan lebih jauh tentang aplikasi HearWHO oleh Brilliant Hearing

Cara Kerja Aplikasi HearWHO

Aplikasi hearWHO mudah digunakan dan dapat membantu pengguna memeriksa kemampuan pendengaran mereka. Teknologi digit-in-noise digunakan untuk mengukur kemampuan pengguna untuk mendengar ucapan di antara kebisingan latar belakang.

Dengan menggunakan headphone, pengguna diminta untuk memasukkan set tiga angka ke dalam smartphone mereka ketika mendengarnya.

Skor yang diberikan mewakili rasio signal-to-noise mereka, dan semakin rendah skornya, semakin besar kemungkinan dan tingkat gangguan pendengaran.

Skor lebih besar dari 75 menunjukkan pendengaran yang baik, sedangkan skor lebih rendah dari 50 menunjukkan bahwa pengguna mungkin sudah mengalami gangguan pendengaran dan harus mencari penilaian pendengaran profesional. Individu dengan skor antara 50 dan 75 disarankan untuk secara teratur memeriksa pendengaran mereka.

Aplikasi hearWHO juga memungkinkan pengguna untuk menyimpan hasil tes pendengaran mereka dan mengatur pengingat untuk mengikuti tes secara teratur. Dengan menggunakan aplikasi hearWHO, pengguna dapat meningkatkan kesadaran tentang kesehatan pendengaran mereka dan mencegah gangguan pendengaran.

Siapa yang Harus Menggunakan Aplikasi HearWHO?

HearWHO adalah aplikasi yang bisa digunakan oleh siapa saja di atas 18 tahun, namun khususnya bermanfaat bagi orang yang berisiko mengalami gangguan pendengaran atau telah mengalami beberapa gejala.

Beberapa gejala awal gangguan pendengaran meliputi tinnitus (telinga berdenging), hilangnya bagian percakapan, dan kecenderungan untuk meningkatkan volume saat mendengarkan radio, televisi, atau perangkat audio lainnya.

Ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya gangguan pendengaran, seperti paparan kebisingan tingkat tinggi, minum obat yang berbahaya bagi pendengaran, atau berusia di atas 60 tahun.

Bahkan kebisingan sedang yang tidak terdeteksi secara sadar selama jangka waktu yang lama dapat menyebabkan gangguan pendengaran bertahap.

Untuk itu, sangat penting untuk memeriksa pendengaran secara teratur dan mendeteksi gangguan pendengaran sedini mungkin. Dengan demikian, risiko kerusakan lebih dapat diminimalkan melalui pengendalian perilaku berisiko dan mengubah pola paparan.

Jika ditemukan gangguan pendengaran, ada beberapa intervensi yang dapat direkomendasikan oleh profesional perawatan pendengaran, seperti pemberian teks, bahasa isyarat, alat bantu dengar, dan implan koklea.

Fungsi Aplikasi HearWHO

Aplikasi ini menggunakan teknologi digit-in-noise untuk mengukur kemampuan pendengaran pengguna dalam mendengarkan ucapan di antara kebisingan latar belakang.

Pengguna diharuskan menggunakan headphone dan memasukkan set tiga angka yang diucapkan ke dalam smartphone mereka saat mendengarnya.

Aplikasi mensimulasikan kondisi mendengarkan dalam kehidupan sehari-hari dengan mengucapkan dua puluh tiga set angka dengan berbagai tingkat suara latar.

Berikut ini beberapa fungsi dari Aplikasi HearWHO

1. Memeriksa pendengaran secara teratur

Aplikasi HearWHO memungkinkan pengguna untuk memeriksa pendengaran mereka secara teratur dan mendeteksi sejak dini jika terjadi gangguan pendengaran.

Pengguna diminta untuk menggunakan headphone dan memasukkan angka-angka yang diucapkan ke dalam aplikasi. Hasil pengujian akan memberikan skor dari 0 hingga 100, dengan skor yang lebih tinggi menunjukkan kemampuan pendengaran yang lebih baik.

2. Meningkatkan kesadaran tentang kesehatan pendengaran

Aplikasi HearWHO dirancang untuk meningkatkan kesadaran tentang cara mencegah tuli dan gangguan pendengaran. Pengguna akan mempelajari tentang faktor risiko gangguan pendengaran dan tindakan yang dapat diambil untuk menghindari atau membatasi kerusakan.

3. Menyimpan hasil tes pendengaran

Aplikasi HearWHO memungkinkan pengguna untuk menyimpan hasil tes pendengaran mereka secara aman. Data ini dapat membantu pengguna dan dokter pendengaran untuk memantau kemajuan kesehatan pendengaran pengguna dan memberikan saran perawatan jika diperlukan.

4. Mengatur pengingat tes pendengaran

Aplikasi HearWHO dapat diatur untuk mengirimkan pengingat pada pengguna untuk mengikuti tes pendengaran secara teratur. Ini dapat membantu pengguna untuk menjaga kesehatan pendengaran mereka dan mencegah gangguan pendengaran lebih lanjut.

5. Memberikan informasi tentang perawatan pendengaran

Aplikasi HearWHO juga memberikan informasi tentang berbagai jenis perawatan pendengaran, termasuk alat bantu dengar, implan koklea, dan bahasa isyarat.

Ini dapat membantu pengguna yang telah mengalami gangguan pendengaran untuk mengetahui pilihan perawatan yang tersedia dan memilih yang terbaik untuk kebutuhan mereka.

Cara Mencegah Gangguan Pendengaran

Pendengaran bisa hilang sepenuhnya dan tidak akan kembali. Sebaiknya memberikan motivasi bagi orang-orang untuk merawat pendengaran mereka dengan melakukan tes pendengaran rutin dengan mudah.

Menurut WHO, lebih dari lima persen dunia mengalami gangguan pendengaran, dengan angka ini diperkirakan akan meningkat menjadi sepuluh persen pada tahun 2050.

Selain itu, gangguan pendengaran yang tidak tertangani secara global menelan biaya sekitar US$750 miliar per tahun, dengan banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka sedang mengalaminya dan kehilangan kesempatan pendidikan, profesional, dan pribadi.

Untuk melindungi pendengaran Anda, hearWHO membuat rekomendasi berikut:

1. Jangan pernah memasukkan benda apa pun ke dalam liang telinga Anda (bahkan kapas atau cotton bud)
2. Pertahankan volume di bawah 60 persen dan batasi waktu yang dihabiskan untuk mendengarkan
3. Gunakan penyumbat telinga di tempat yang bising atau saat melakukan aktivitas yang bising
4. Kunjungi dokter jika Anda mengalami nyeri atau keluar cairan dari telinga
5. Cari bantuan jika Anda menderita tinitus atau merasa pendengaran Anda tidak baik

Bagikan :

Produk Kami

Artikel Lainnya