Search
Close this search box.

Manfaat Bahasa Isyarat Untuk Penderita Tunga Rungu

Manfaat Bahasa Isyarat

Dalam dunia yang penuh dengan beragam cara berkomunikasi, bahasa isyarat telah menjadi jembatan penting bagi individu dengan tantangan pendengaran.

Dikenal sebagai manfaat bahasa isyarat, metode ini membuka pintu untuk komunikasi yang lebih efektif dan lebih mendalam bagi penderita tuna rungu. Bahasa isyarat bukan sekadar simbol, tetapi juga merupakan kunci untuk memahami dan dihormati dalam dunia yang seringkali berpusat pada pendengaran.

Dalam artikel ini, Brilliant Hearing akan menjelajahi keberagaman manfaat yang ditawarkan oleh bahasa isyarat, serta bagaimana hal ini telah merubah cara kita berinteraksi dan memahami individu dengan tantangan pendengaran.

Manfaat Bahasa Isyarat yang Dapat Dipelajari

Dalam perjalanan untuk memahami kedalaman bahasa isyarat, kita akan mengeksplorasi beragam manfaat bahasa isyarat yang dapat diperoleh melalui pembelajaran bahasa ini.

Lebih dari sekadar alat komunikasi, bahasa isyarat membawa manfaat yang luas dan mendalam bagi individu dengan tantangan pendengaran. Mari kita telusuri manfaat-manfaat penting yang akan membuka cakrawala baru dalam komunikasi dan pemahaman.

1. Melatih Otak

Berdasarkan informasi dari Hear Me Out, mempelajari bahasa isyarat memiliki peran dan manfaat yang signifikan dalam pengembangan otak.

Walaupun sensasi serupa bisa terjadi saat mempelajari bahasa asing, hal yang membedakan bahasa isyarat adalah penggunaan gerakan tangan yang melibatkan kerja otak dalam mengingat.

Seiring berjalannya waktu, keterampilan motorik dalam diri juga akan semakin meningkat dan berkembang seiring kebiasaan berkomunikasi dengan bahasa isyarat.

2. Melatih Banyak Peluang dan Kesempatan

Tahukan Anda ? Selain itu, belajar bahasa isyarat membawa manfaat lain dengan membuka berbagai peluang dan prospek di masa depan, terutama dalam dunia pekerjaan.

Betul sekali! Ada banyak profesi yang membutuhkan kemampuan dalam menguasai bahasa isyarat. Meskipun seringkali tidak tercantum dalam persyaratan formal, kemampuan berkomunikasi dengan bahasa isyarat memberikan nilai tambah yang diakui oleh banyak pihak.

Dalam konteks pekerjaan, ada peluang untuk menjadi penerjemah bahasa isyarat, guru di Sekolah Luar Biasa (SLB), serta berbagai pekerjaan lain yang berhubungan dengan komunitas tuli.

Ini merupakan pilihan yang sangat tepat untuk Anda yang memiliki kecenderungan untuk berhubungan dengan orang lain dan memiliki cita-cita membantu individu dengan kebutuhan khusus.

3. Dapat Membantu Teman Tuli

Siapa yang tidak merasa senang ketika bisa memberikan bantuan kepada orang lain? Apalagi ketika kita dapat membantu teman-teman yang memiliki tantangan pendengaran dengan menjadi perantara dalam komunikasi atau bahkan hanya sekadar berbincang dengan mereka.

Tidak ada rahasia lagi bahwa salah satu kebutuhan pokok teman-teman dengan tantangan pendengaran adalah merasa didengarkan. Sepanjang hidup mereka, mereka sering menghadapi kesulitan dalam menemukan teman atau berinteraksi dengan individu lain yang tidak menguasai bahasa isyarat.

Inilah sebabnya mengapa mereka merasa begitu bahagia ketika bertemu dengan orang-orang yang mampu berkomunikasi dengan mereka menggunakan bahasa isyarat. Ini memberi mereka perasaan diterima, dimengerti, dicintai, dan tentu saja, semangat yang luar biasa.

Manfaat yang luar biasa ini pasti akan memunculkan hasrat di dalam diri kita untuk mempelajari bahasa isyarat, bukan begitu, teman-teman?

Baca juga: Teknologi Inovatif Dalam Mengatasi Kondisi Telinga Yang Kronis

4. Meningkatkan Awareness Terhadap Orang Tuli

Tak dapat dipungkiri, ketika orang-orang di lingkungan sekitarmu mengetahui bahwa Anda memiliki kemampuan berkomunikasi dengan bahasa isyarat, secara tak langsung mereka juga merasa tertarik untuk mempelajarinya. Fenomena ini dapat membantu memperluas kesadaran di sekitar.

Langkah ini menjadi lebih bermakna jika Anda membagikan pengalaman dan pentingnya mempelajari bahasa isyarat di platform media sosialmu. Ini adalah langkah yang berarti untuk mengenalkannya kepada sebanyak mungkin orang.

5. Menambah Teman Baru

Ternyata, dengan memperoleh kemampuan bahasa isyarat, kamu akan membuka peluang untuk menjalin pertemanan dengan beragam individu, terutama dalam komunitas tuli.

Lebih dari sekadar rekan berbicara, bahkan kamu dapat menjadi teman dekat bagi mereka, karena kamu secara tidak langsung turut merasakan perjuangan mereka sebagai individu dengan tantangan pendengaran.

Beda Bahasa Isyarat SIBI dan BISINDO

Sebelum kita membahas biaya untuk mengikuti kelas bahasa isyarat, penting untuk memahami perbedaan antara dua jenis bahasa isyarat yang umum digunakan di Indonesia: SIBI dan BISINDO. SIBI adalah singkatan dari Sistem Isyarat Bahasa Indonesia, sedangkan BISINDO merupakan singkatan dari Bahasa Isyarat Indonesia.

SIBI biasanya digunakan di lingkungan pendidikan formal seperti sekolah luar biasa (SLB) dan menyesuaikan aturan bahasa Indonesia. Tujuannya adalah untuk mendukung proses pembelajaran bagi teman tuli atau tuna rungu. Pemerintah menciptakan SIBI sebagai upaya untuk mengakomodasi kebutuhan pendidikan mereka.

BISINDO, di sisi lain, merupakan bahasa isyarat alami yang berkembang dalam komunitas teman tuli Indonesia. BISINDO diciptakan oleh penutur asli dalam komunitas tuli. Meskipun BISINDO telah ada sebelum SIBI, referensi dan dokumentasi tentangnya minim, yang menyebabkan pemerintah menciptakan SIBI.

Perbedaan utama antara SIBI dan BISINDO terlihat dalam penggunaan tangan saat berkomunikasi. Dalam BISINDO, kedua tangan digunakan untuk mengartikan abjad. Sedangkan dalam SIBI, hanya satu tangan yang digunakan.

Selain itu, kosa kata dalam BISINDO yang digunakan dalam komunikasi sehari-hari seringkali bersifat simbolis. Arti kata-kata dapat diwakili dengan gerakan isyarat sederhana. Di sisi lain, SIBI mengadopsi tata bahasa Indonesia yang melibatkan awalan, akhiran, dan imbuhan dalam implementasinya.

Bac ajuga: Perbedaan Antara Tuli Sementara Dan Tuli Yang Bersifat Permanen

Kesimpulan

Dari pembahasan tentang manfaat bahasa isyarat untuk penderita tuna rungu, kita menemukan bahwa ini lebih dari sekadar alat komunikasi. Bahasa isyarat menjadi jembatan yang menghubungkan mereka dengan dunia di sekitar.

Pembelajaran bahasa isyarat mengasah otak dan keterampilan motorik. Ini juga membawa kebahagiaan dalam berkomunikasi dan membantu teman-teman tuli. Perbedaan antara SIBI dan BISINDO membuka cakrawala tentang kompleksitas bahasa isyarat.

Membawa bahasa isyarat ke dalam hidup kita adalah langkah menuju inklusi dan kesadaran akan keragaman. Ini menunjukkan bahwa komunikasi melampaui batasan fisik, memungkinkan kita memberi suara pada semua individu, tanpa memandang tantangan pendengaran yang mereka hadapi.

Temukan Produk Terbaik Alat Bantu Dengar

Brilliant Hearing hadir untuk menyediakan alat bantu dengar bagi individu dari segala usia dan menghubungkan generasi melalui komunikasi yang lebih baik.

Kami memahami bahwa gangguan pendengaran dapat mengisolasi dan mencegah individu untuk berpartisipasi penuh dalam percakapan dan aktivitas, terutama dengan orang yang dicintai dari generasi yang berbeda.

Itulah mengapa kami berkomitmen untuk menyediakan solusi pendengaran yang dapat dipersonalisasi dan membantu menjembatani kesenjangan komunikasi.

Cek produk kami:

Audio Service Volta HP T

Audio Service P3 G4

Audio Service Volta P T

Bagikan :

Produk Kami

Artikel Lainnya

Brillianthearing.id
Share to Friend/Family:
©️ Brilliant Hearing 2024
Kami Siap Membantu!