Pilihan Alat Bantu Dengar untuk Lansia dan Tipsnya

alat bantu dengar untuk lansia

Gangguan pendengaran adalah salah satu masalah kesehatan yang paling sering dialami oleh lansia. Seiring bertambahnya usia, kemampuan telinga dalam menangkap suara perlahan menurun, terutama suara percakapan bernada tinggi.

Sebelum mengulas secara lengkap mengenai alat bantu dengar In The Ear (ITE), kami sebagai pusat alat bantu dengar ingin menyampaikan tawaran spesial kepada Anda yang sedang menghadapi masalah pendengaran. Sebagai penyedia perangkat bantu pendengaran, kami menyajikan produk berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau. Untuk detail lebih lanjut, silakan kunjungi situs kami di brillianthearing.id.

Akibatnya, banyak orang tua sering meminta lawan bicara mengulang kata, menaikkan volume televisi, atau bahkan menarik diri dari interaksi sosial karena sulit mengikuti pembicaraan.

Di sinilah pentingnya memilih alat bantu dengar untuk lansia yang tepat. Perangkat ini bukan sekadar alat elektronik biasa, melainkan teknologi kesehatan yang dapat membantu mereka kembali berkomunikasi dengan nyaman.

Dengan bantuan alat bantu dengar, lansia dapat lebih aktif berbincang, tidak mudah salah paham, dan tetap percaya diri dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Saat ini pilihan alat bantu dengar semakin beragam. Tidak hanya mahal dan rumit seperti dulu, kini tersedia model kecil, ringan, mudah digunakan, bahkan ada yang bisa diisi ulang baterainya.

Harganya pun sangat bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah, sehingga keluarga dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran.

Baca Juga: Mengenal Alat Bantu Dengar In The Ear (ITE): Keunggulan dan Harga Update 2026

Mengapa Lansia Membutuhkan Alat Bantu Dengar?

Penuaan alami menyebabkan kondisi yang disebut presbycusis atau penurunan fungsi pendengaran terkait usia. Biasanya dimulai dari sulit mendengar suara percakapan pelan, terutama di tempat ramai. Banyak lansia sebenarnya masih bisa mendengar suara keras, tetapi tidak dapat memahami kata-kata dengan jelas.

Tanpa penanganan, gangguan pendengaran dapat memicu berbagai masalah lain, seperti:

  • Kesalahpahaman saat berbicara
  • Menurunnya kepercayaan diri
  • Menarik diri dari lingkungan sosial
  • Risiko depresi dan kesepian
  • Penurunan fungsi kognitif lebih cepat

Karena itu, penggunaan alat bantu dengar tidak hanya soal mendengar suara, tetapi juga menjaga kesehatan mental dan kualitas hidup lansia.

Jenis Alat Bantu Dengar untuk Lansia

Sebelum memilih produk, penting memahami jenis alat bantu dengar yang umum di pasaran.

1. Behind The Ear (BTE)

Model ini dipasang di belakang telinga dengan selang kecil menuju lubang telinga. Tipe BTE adalah yang paling direkomendasikan untuk lansia karena:

  • Mudah dipasang
  • Tidak terlalu kecil
  • Pengaturan volume lebih mudah
  • Cocok untuk gangguan pendengaran ringan hingga berat

2. In The Ear / In-Ear (ITE)

Model ini langsung masuk ke liang telinga. Ukurannya kecil dan hampir tidak terlihat.

Kelebihan:

  • Lebih estetis
  • Nyaman dipakai di luar rumah

Kekurangan:

  • Lebih sulit dipasang bagi lansia
  • Rentan hilang
  • Kontrol kecil sulit dioperasikan

3. Tipe Saku (Pocket Hearing Aid)

Alat diletakkan di saku dan dihubungkan dengan earphone kecil ke telinga.

Kelebihan:

  • Volume mudah diatur
  • Cocok untuk lansia dengan keterbatasan motorik
  • Lebih kuat untuk gangguan pendengaran berat

Rekomendasi Alat Bantu Dengar untuk Lansia

Berikut beberapa pilihan alat bantu dengar yang populer dan relatif terjangkau di Indonesia.

1. TaffOmicron In-Ear (JZ-1088A1 / K-88)

Model ini termasuk paling banyak digunakan karena desainnya kecil dan praktis. Hampir tidak terlihat saat dipakai sehingga cocok untuk lansia yang ingin tampil percaya diri.

Fitur utama:

  • Ukuran mini
  • Cocok gangguan ringan – sedang
  • Pengaturan sederhana

Harga kisaran: Rp99.999 – Rp144.900

Alat ini cocok untuk lansia yang masih aktif dan hanya membutuhkan penguatan suara percakapan sehari-hari.

2. Serenity SR-80P (Pocket / BTE)

Serenity SR-80P termasuk alat bantu dengar favorit keluarga karena mudah digunakan. Tersedia tipe saku dan BTE dengan tombol volume besar.

Keunggulan:

  • Pengaturan volume mudah
  • Suara lebih kuat
  • Nyaman untuk lansia

Harga kisaran: Rp573.400 – Rp868.500

Model ini direkomendasikan bagi orang tua yang kesulitan menggunakan perangkat kecil.

3. Onehealth Hearing Aid ZA-01

Onehealth ZA-01 merupakan tipe BTE yang ringan dan nyaman dipakai seharian. Banyak dipilih karena kombinasi harga dan kenyamanan.

Fitur:

  • Desain ergonomis
  • Nyaman dipakai lama
  • Cocok penggunaan harian

Harga kisaran: sekitar Rp224.052

Cocok untuk lansia yang membutuhkan alat sederhana tetapi stabil.

4. NESCO JH-117

Model in-ear dengan fitur pengurangan bising yang membantu memperjelas percakapan.

Kelebihan:

  • Noise reduction
  • Bisa kanan atau kiri
  • Harga ekonomis

Model ini sering dipilih sebagai alat bantu dengar pertama bagi lansia.

5. STAETAS Rechargeable Hearing Aid

Ini termasuk alat bantu dengar digital modern dengan teknologi chip DSP dan pengisian daya USB.

Keunggulan:

  • Rechargeable (tidak perlu ganti baterai kecil)
  • Pengurangan kebisingan cerdas
  • Praktis untuk lansia

Model rechargeable sangat dianjurkan karena lansia sering kesulitan mengganti baterai kecil.

Kisaran Harga Alat Bantu Dengar

Harga alat bantu dengar sangat bervariasi tergantung teknologi.

  • Tipe dasar analog: mulai Rp70.000-an
  • Tipe BTE standar: Rp200.000 – Rp800.000
  • Digital rechargeable: Rp500.000 – Rp2.000.000
  • Merek premium (Phonak, Widex): jutaan rupiah

Perbedaan harga biasanya dipengaruhi fitur pengurangan bising, kejernihan suara, dan teknologi digital.

Tips Memilih Alat Bantu Dengar untuk Lansia

Memilih alat bantu dengar tidak boleh sembarangan. Berikut tips pentingnya.

1. Prioritaskan Kemudahan Penggunaan

Lansia sering mengalami tremor tangan atau radang sendi. Pilih:

  • Tombol besar
  • Mudah dipasang
  • Tidak terlalu kecil

Biasanya tipe BTE atau saku paling ramah lansia.

2. Pilih Model Rechargeable

Baterai alat bantu dengar sangat kecil. Banyak lansia kesulitan memasangnya. Model isi ulang jauh lebih praktis karena cukup dicas seperti ponsel.

3. Perhatikan Fitur Noise Reduction

Fitur pengurangan kebisingan sangat penting agar suara percakapan terdengar jelas dan tidak bercampur suara TV, kendaraan, atau angin.

4. Sesuaikan dengan Tingkat Gangguan Pendengaran

  • Ringan: in-ear mini cukup
  • Sedang: BTE
  • Berat: BTE kuat atau tipe saku

Sebaiknya konsultasi ke dokter THT sebelum membeli.

5. Pastikan Nyaman Dipakai Lama

Lansia biasanya memakai alat seharian. Pilih yang:

  • Tidak sakit
  • Tidak menekan telinga
  • Ringan

Tips Menggunakan Alat Bantu Dengar pada Lansia

Setelah membeli, penggunaan yang benar juga penting.

Latih adaptasi bertahap
Hari pertama cukup 1–2 jam, lalu ditambah setiap hari.

Mulai dari tempat tenang
Jangan langsung dipakai di pasar atau acara ramai.

Ajarkan perawatan

  • Bersihkan ear tip
  • Simpan di tempat kering
  • Hindari air

Atur volume tidak terlalu keras
Volume terlalu tinggi justru membuat pusing dan tidak nyaman.

Apakah Bisa Ditanggung BPJS Kesehatan?

Banyak yang belum tahu bahwa BPJS Kesehatan menanggung alat bantu dengar.

Syaratnya:

  1. Pemeriksaan dokter spesialis THT
  2. Ada resep medis
  3. Mengikuti prosedur rujukan

Besaran subsidi maksimal sekitar Rp1.100.000. Ini sangat membantu keluarga karena alat bantu dengar berkualitas biasanya cukup mahal.

Manfaat Alat Bantu Dengar bagi Lansia

Manfaatnya jauh lebih besar dari sekadar mendengar.

  • Komunikasi kembali lancar
  • Tidak mudah marah atau tersinggung
  • Mengurangi kesepian
  • Mencegah penurunan fungsi otak
  • Meningkatkan kualitas hidup

Banyak keluarga melaporkan orang tua menjadi lebih ceria setelah menggunakan alat bantu dengar.

Kesimpulan

Gangguan pendengaran pada lansia adalah kondisi umum tetapi sering diabaikan. Padahal dampaknya tidak hanya pada telinga, tetapi juga mental, sosial, dan kualitas hidup. Dengan memilih alat bantu dengar untuk lansia yang tepat, orang tua dapat kembali menikmati percakapan, menonton televisi, dan berinteraksi dengan keluarga tanpa kesulitan.

Kini pilihan alat bantu dengar sangat beragam, mulai dari TaffOmicron, Serenity, Onehealth, hingga model rechargeable modern. Harganya juga semakin terjangkau, bahkan dapat dibantu oleh BPJS Kesehatan jika melalui pemeriksaan dokter THT.

Yang paling penting, jangan menunggu terlalu lama. Semakin cepat gangguan pendengaran ditangani, semakin besar peluang lansia mempertahankan kemampuan komunikasi dan kebahagiaan di masa tua. Dengan perhatian keluarga dan alat yang sesuai, masa tua tetap bisa dijalani dengan nyaman, aktif, dan penuh percaya diri.

Jika Anda menghadapi kesulitan pendengaran, kami sebagai pusat alat bantu dengar  telah siap memberikan solusi yang optimal untuk Anda. Di Brilliant Hearing, kami menawarkan beragam perangkat pendengaran berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau, seperti Signia Intuis, Audio Service, dan masih banyak lagi. Langkah pertama dalam menjaga kesehatan pendengaran Anda adalah mengunjungi situs web kami dan memilih dari berbagai pilihan terbaik yang kami sediakan.

Baca Juga: Catat! Ini Cara Merawat Alat Bantu Dengar Secara Tepat

Bagikan :

Pusat Alat Bantu Dengar

alat bantu dengar basic

Basic

Mulai dari 1 Jutaan

Improve

Mulai dari 4 Jutaan

Active

Mulai dari 5 Jutaan

alat bantu dengar advance

Advance

Mulai dari 15 Jutaan

Signature

Mulai dari 22 Jutaan

Aksesoris

Lengkap Tersedia Disini

Artikel Lainnya