Cek Kualitas Pendengaran Anda dengan Tes Audiometri, Apa Itu?

tes audiometri

Pendengaran adalah salah satu indra terpenting dalam kehidupan manusia. Melalui kemampuan mendengar, seseorang dapat berkomunikasi, memahami lingkungan sekitar, hingga merasakan kenyamanan sosial.

Namun, banyak orang baru menyadari pentingnya pendengaran setelah muncul gangguan yang mulai menghambat aktivitas sehari-hari. Karena itulah pemeriksaan telinga secara berkala semakin dianjurkan, salah satunya melalui tes audiometri.

Sebelum mengulas secara lengkap mengenai audiometri. kami sebagai pusat alat bantu dengar ingin menyampaikan tawaran spesial kepada Anda yang sedang menghadapi masalah pendengaran. Sebagai penyedia perangkat bantu pendengaran, kami menyajikan produk berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau. Untuk detail lebih lanjut, silakan kunjungi situs kami di brillianthearing.id.

Tes audiometri adalah pemeriksaan medis yang dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan seseorang dalam mendengar berbagai jenis suara. Pemeriksaan ini tidak hanya ditujukan bagi orang tua atau lansia saja, tetapi juga bayi, anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.

Melalui tes audiometri, dokter atau audiolog dapat mendeteksi masalah pendengaran sejak dini. Deteksi dini sangat penting karena gangguan pendengaran yang tidak ditangani dapat menurunkan kualitas hidup. Penderita bisa kesulitan berkomunikasi, merasa cepat lelah saat berbicara, hingga mengalami stres sosial karena tidak memahami percakapan dengan jelas.

Baca Juga: Tips Memilih Alat Bantu Pendengaran yang Tepat untuk Kebutuhan Anda

Apa Itu Gangguan Pendengaran?

Gangguan pendengaran merupakan kondisi ketika seseorang tidak mampu mendengar sebagian atau seluruh suara melalui salah satu atau kedua telinga. Tingkat keparahannya beragam, mulai dari ringan hingga berat. Pada kondisi ringan, seseorang masih dapat berbicara normal, tetapi sering meminta orang lain mengulang perkataan. Sementara pada kondisi berat, gangguan pendengaran dapat menyebabkan tuli.

Kondisi ini bukan sekadar masalah sepele. Ketika seseorang tidak mampu menangkap suara dengan baik, otak akan bekerja lebih keras untuk memahami percakapan. Akibatnya penderita sering merasa cepat lelah, sulit berkonsentrasi, bahkan mengalami penurunan kepercayaan diri dalam pergaulan.

Gangguan pendengaran juga dapat berdampak pada anak-anak. Mereka bisa mengalami keterlambatan bicara, kesulitan belajar, dan gangguan perkembangan bahasa. Inilah alasan mengapa tes audiometri sangat dianjurkan dilakukan sedini mungkin, bahkan pada bayi baru lahir di beberapa fasilitas kesehatan.

Penyebab Gangguan Pendengaran

Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Secara umum, kondisi ini dibagi menjadi beberapa jenis utama.

1. Tuli Konduktif

Tuli konduktif terjadi ketika suara tidak dapat mencapai gendang telinga dan tulang pendengaran di telinga tengah. Artinya, masalah terjadi pada bagian luar atau tengah telinga yang berfungsi menghantarkan suara.

Penderita biasanya kesulitan mendengar suara pelan. Namun kabar baiknya, gangguan ini sering kali dapat diobati jika penyebabnya diatasi. Beberapa faktor penyebabnya meliputi:

  • Infeksi telinga
  • Penumpukan kotoran telinga
  • Benda asing masuk ke telinga
  • Alergi pada liang telinga
  • Sering kemasukan air, misalnya akibat berenang atau menyelam

Karena bersifat mekanis, banyak kasus tuli konduktif dapat membaik setelah perawatan medis atau pembersihan telinga.

2. Tuli Sensorineural

Jenis gangguan pendengaran berikutnya adalah tuli sensorineural. Kondisi ini terjadi akibat kerusakan pada telinga bagian dalam atau saraf pendengaran yang menghubungkan telinga ke otak.

Gangguan ini umumnya bersifat permanen. Penderita dapat kesulitan mendengar suara yang terlalu pelan maupun terlalu keras karena otak tidak mampu memproses sinyal suara dengan baik.

Penyebabnya antara lain:

  • Kelainan bawaan sejak lahir
  • Proses penuaan
  • Paparan suara bising dalam jangka panjang
  • Cedera kepala
  • Penyakit Meniere
  • Neuroma akustik
  • Gangguan autoimun pada saraf pendengaran

Inilah jenis gangguan pendengaran yang paling sering dialami pekerja di lingkungan bising, seperti pabrik, bandara, atau industri musik.

3. Barotrauma Telinga

Barotrauma adalah cedera telinga akibat perubahan tekanan udara secara mendadak. Kondisi ini sering dialami saat berada di pesawat, menyelam, atau berada di dataran tinggi.

Gejala yang dirasakan biasanya berupa telinga terasa penuh, nyeri, hingga berdengung. Meski sering bersifat sementara, barotrauma tetap perlu diperiksa jika keluhan tidak kunjung membaik.

Gejala Gangguan Pendengaran yang Perlu Diwaspadai

Banyak orang tidak menyadari dirinya mengalami penurunan pendengaran. Hal ini karena gejalanya muncul perlahan. Berikut beberapa tanda yang perlu diperhatikan:

  • Sering meminta orang lain mengulang pembicaraan
  • Sulit memahami ucapan lawan bicara
  • Telinga berdenging (tinnitus)
  • Sakit kepala
  • Pusing atau vertigo
  • Cepat lelah saat berbicara
  • Menarik diri dari lingkungan sosial

Pada beberapa kasus, penderita juga mengalami stres karena merasa kesulitan mengikuti percakapan. Jika gejala tersebut muncul, pemeriksaan tes audiometri sangat dianjurkan.

Tes Audiometri: Pemeriksaan Penting untuk Pendengaran

Tes audiometri adalah uji pendengaran menggunakan alat bernama audiometer. Alat ini menghasilkan suara dengan berbagai tingkat volume dan frekuensi untuk mengukur kemampuan telinga menangkap suara.

Pemeriksaan ini bukan hanya dilakukan saat ada keluhan. Tes audiometri juga sering menjadi bagian dari medical check-up rutin, terutama bagi pekerja di lingkungan bising.

Tujuan tes audiometri antara lain:

  • Menilai kemampuan pendengaran
  • Menentukan jenis gangguan pendengaran
  • Mengetahui tingkat keparahan gangguan
  • Menentukan terapi atau penggunaan alat bantu dengar

Menariknya, pemeriksaan ini tidak menimbulkan rasa sakit dan aman dilakukan oleh semua usia.

Tahapan Pemeriksaan Tes Audiometri

Banyak orang ragu melakukan tes audiometri karena membayangkan prosedur yang rumit. Padahal prosesnya sederhana dan nyaman.

Tahap Persiapan

Pasien akan diminta duduk di ruang kedap suara. Audiolog akan menjelaskan prosedur pemeriksaan terlebih dahulu. Setelah itu, earphone khusus dipasang pada telinga.

Tujuan ruang kedap suara adalah memastikan tidak ada gangguan suara luar sehingga hasil pemeriksaan akurat.

Tahap Pemeriksaan

Audiolog akan memutar berbagai suara dengan frekuensi dan volume berbeda. Suara tersebut diperdengarkan secara bergantian ke telinga kanan dan kiri.

Pasien akan diminta:

  • Mengangkat tangan saat mendengar suara
  • Menekan tombol
  • Mengulang kata yang didengar

Dari respons tersebut, dokter dapat menilai kemampuan seseorang mengenali suara dan memahami percakapan.

Tahap Analisis Hasil

Setelah selesai, hasil pemeriksaan ditampilkan dalam grafik yang disebut audiogram. Grafik ini menunjukkan ambang pendengaran masing-masing telinga.

Dari audiogram, dokter dapat menentukan:

  • Ada atau tidaknya gangguan pendengaran
  • Jenis gangguan
  • Tingkat keparahan
  • Penanganan yang diperlukan

Biasanya tes audiometri berlangsung sekitar 40–60 menit.

Apakah Tes Audiometri Aman?

Ya, tes audiometri sangat aman. Pemeriksaan ini tidak membutuhkan persiapan khusus dan tidak memiliki efek samping. Anda hanya perlu mengikuti instruksi audiolog selama proses berlangsung.

Karena aman, pemeriksaan ini dapat dilakukan secara berkala, terutama bagi:

  • Lansia
  • Pekerja di lingkungan bising
  • Anak dengan keterlambatan bicara
  • Orang yang sering mengalami tinnitus

Penanganan Setelah Tes Audiometri

Jika hasil tes audiometri menunjukkan gangguan pendengaran, dokter akan menentukan terapi yang sesuai. Penanganan tergantung penyebabnya.

Beberapa pilihan penanganan meliputi:

  • Membersihkan kotoran telinga
  • Mengobati infeksi
  • Terapi obat
  • Operasi tertentu
  • Penggunaan alat bantu dengar

Alat bantu dengar sering direkomendasikan pada gangguan pendengaran permanen. Teknologi modern membuat alat bantu dengar semakin kecil, nyaman, dan hampir tidak terlihat.

Pentingnya Deteksi Dini Gangguan Pendengaran

Banyak orang menunda pemeriksaan telinga karena menganggap gangguan pendengaran adalah bagian normal dari penuaan. Padahal tidak selalu demikian. Gangguan pendengaran yang ditangani sejak awal memiliki peluang perbaikan jauh lebih besar.

Deteksi dini membantu seseorang tetap aktif secara sosial, menjaga kesehatan mental, serta mencegah penurunan fungsi kognitif. Bahkan beberapa penelitian menunjukkan gangguan pendengaran yang tidak ditangani dapat meningkatkan risiko demensia.

Karena itu, melakukan tes audiometri secara berkala merupakan langkah pencegahan penting.

Kesimpulan

Tes audiometri adalah pemeriksaan sederhana namun sangat penting untuk mengevaluasi fungsi pendengaran. Pemeriksaan ini mampu mendeteksi gangguan pendengaran sejak dini, menentukan jenis masalah, dan membantu dokter memberikan terapi yang tepat.

Gangguan pendengaran dapat dialami siapa saja, dari bayi hingga lansia. Gejalanya sering muncul perlahan sehingga kerap diabaikan. Padahal dampaknya sangat besar terhadap kualitas hidup, komunikasi, hingga kesehatan mental.

Jika Anda mulai sering meminta orang mengulang pembicaraan, mengalami telinga berdenging, atau sulit memahami percakapan, sebaiknya segera melakukan tes audiometri. Pemeriksaan ini aman, tidak menyakitkan, dan dapat menjadi langkah awal menjaga kualitas hidup Anda tetap optimal melalui pendengaran yang sehat.

Jika Anda menghadapi kesulitan pendengaran, kami sebagai pusat alat bantu dengar  telah siap memberikan solusi yang optimal untuk Anda. Di Brilliant Hearing, kami menawarkan beragam perangkat pendengaran berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau, seperti Signia Intuis, Audio Service, dan masih banyak lagi. Langkah pertama dalam menjaga kesehatan pendengaran Anda adalah mengunjungi situs web kami dan memilih dari berbagai pilihan terbaik yang kami sediakan.

Baca Juga: Simak Cara Pakai Obat Tetes Telinga yang Baik dan Benar

 

Bagikan :

Pusat Alat Bantu Dengar

alat bantu dengar basic

Basic

Mulai dari 1 Jutaan

Improve

Mulai dari 4 Jutaan

Active

Mulai dari 5 Jutaan

alat bantu dengar advance

Advance

Mulai dari 15 Jutaan

Signature

Mulai dari 22 Jutaan

Aksesoris

Lengkap Tersedia Disini

Artikel Lainnya