Inilah Penyebab Telinga Gatal yang Sering Orang Tidak Sadari

penyebab telinga gatal

Telinga gatal merupakan keluhan yang cukup sering dialami banyak orang, baik anak-anak maupun orang dewasa. Meski terlihat sepele, rasa gatal pada telinga kerap menimbulkan ketidaknyamanan dan dorongan untuk menggaruk atau memasukkan benda ke dalam telinga. Tanpa disadari, kebiasaan ini justru dapat memperparah kondisi dan memicu masalah baru pada saluran telinga.

Sebelum mengulas secara lengkap mengenai penyebab telinga gatal, kami sebagai pusat alat bantu dengar ingin menyampaikan tawaran spesial kepada Anda yang sedang menghadapi masalah pendengaran. Sebagai penyedia perangkat bantu pendengaran, kami menyajikan produk berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau. Untuk detail lebih lanjut, silakan kunjungi situs kami di brillianthearing.id.

Pada dasarnya, penyebab telinga gatal umumnya bersifat ringan dan tidak berbahaya, seperti iritasi atau kulit telinga yang kering. Namun, apabila keluhan ini berlangsung lama, sering kambuh, atau disertai gejala lain, telinga gatal bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang perlu mendapat perhatian lebih serius.

Telinga memiliki banyak ujung saraf yang sangat sensitif. Itulah sebabnya, gangguan kecil sekalipun dapat memicu rasa gatal yang mengganggu. Oleh karena itu, penting untuk memahami berbagai penyebab telinga gatal agar penanganannya tepat dan risiko komplikasi dapat dicegah sejak dini.

Baca Juga: Penyakit Telinga Hiperakusis: Pengertian dan Penanganannya

Mengapa Telinga Mudah Terasa Gatal?

Saluran telinga memiliki fungsi penting dalam melindungi telinga bagian dalam dari debu, kuman, dan benda asing. Salah satu bentuk perlindungan tersebut adalah produksi kotoran telinga atau serumen. Selain itu, kulit di dalam telinga tergolong tipis dan sensitif, sehingga mudah mengalami iritasi akibat perubahan lingkungan atau kebiasaan tertentu.

Ketika terjadi gangguan pada keseimbangan alami saluran telinga, seperti kelembapan berlebih, kekeringan, atau peradangan, rasa gatal pun mudah muncul. Inilah alasan mengapa telinga gatal tidak boleh dianggap sepele, terutama jika terjadi berulang kali.

Berbagai Penyebab Telinga Gatal yang Perlu Diketahui

Berikut ini adalah sejumlah penyebab telinga gatal yang paling sering terjadi dan kerap tidak disadari oleh banyak orang.

1. Otitis Eksterna (Infeksi Saluran Telinga Luar)

Otitis eksterna adalah infeksi yang terjadi pada saluran telinga luar, yaitu bagian yang menghubungkan lubang telinga dengan gendang telinga. Kondisi ini sering dikenal sebagai swimmer’s ear karena kerap dialami oleh orang yang sering berenang atau terpapar air dalam waktu lama.

Air yang terperangkap di dalam telinga dapat menciptakan lingkungan lembap yang ideal bagi pertumbuhan bakteri atau jamur. Selain telinga gatal, otitis eksterna biasanya disertai nyeri, kemerahan, pembengkakan, dan rasa tidak nyaman saat telinga disentuh.

Infeksi ini juga dapat dipicu oleh kebiasaan menggaruk telinga, membersihkan telinga dengan cotton bud, penggunaan earphone yang tidak bersih, atau reaksi alergi terhadap produk tertentu. Jika tidak ditangani dengan baik, otitis eksterna dapat menyebabkan nyeri hebat dan gangguan pendengaran sementara.

2. Penumpukan Kotoran Telinga (Serumen Prop)

Kotoran telinga sebenarnya memiliki fungsi penting sebagai pelindung alami saluran telinga. Namun, produksi kotoran yang berlebihan atau pembersihan yang tidak tepat justru dapat menyebabkan penumpukan kotoran telinga atau serumen prop.

Banyak orang membersihkan telinga menggunakan cotton bud dengan tujuan menghilangkan kotoran. Padahal, kebiasaan ini justru mendorong kotoran masuk lebih dalam dan menyumbat liang telinga. Akibatnya, telinga bisa terasa gatal, penuh, nyeri, bahkan menurunkan kemampuan pendengaran.

Penumpukan kotoran telinga juga dapat memicu iritasi pada kulit saluran telinga, sehingga rasa gatal semakin sering muncul.

3. Kulit Telinga yang Kering

Kulit kering merupakan salah satu penyebab telinga gatal yang sering tidak disadari. Kondisi ini biasanya terjadi ketika produksi kotoran telinga berkurang, sehingga saluran telinga kehilangan pelumas alaminya.

Kulit telinga yang kering cenderung mudah terkelupas, terasa perih, dan menimbulkan rasa gatal yang mengganggu. Faktor lingkungan seperti udara kering, penggunaan pendingin ruangan berlebihan, atau kebiasaan membersihkan telinga terlalu sering dapat memperparah kondisi ini.

Jika dibiarkan, kulit telinga yang kering dapat mengalami iritasi dan meningkatkan risiko infeksi.

4. Dermatitis Saluran Telinga

Dermatitis saluran telinga adalah peradangan pada kulit di dalam atau sekitar telinga yang umumnya disebabkan oleh reaksi alergi. Beberapa pemicu yang sering tidak disadari antara lain perhiasan berbahan logam tertentu, produk perawatan rambut, sampo, sabun, atau kosmetik yang mengenai area telinga.

Gejala dermatitis tidak hanya berupa telinga gatal, tetapi juga kemerahan, kulit mengelupas, dan rasa perih. Pada beberapa kasus, dermatitis dapat berlangsung kronis jika pemicu alergi tidak segera dihindari.

5. Penggunaan Alat Bantu Dengar

Bagi pengguna alat bantu dengar, telinga gatal bisa menjadi keluhan yang cukup umum. Hal ini dapat terjadi akibat reaksi alergi terhadap bahan alat bantu dengar atau karena alat tersebut membuat saluran telinga menjadi lebih lembap.

Kelembapan berlebih di dalam telinga dapat memicu iritasi, pertumbuhan jamur, dan infeksi ringan. Selain itu, kebersihan alat bantu dengar yang kurang terjaga juga dapat meningkatkan risiko telinga gatal dan gangguan lainnya.

6. Rhinitis (Alergi atau Nonalergi)

Rhinitis adalah peradangan pada lapisan dalam hidung yang dapat bersifat alergi maupun nonalergi. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan hidung berair dan sering bersin, tetapi juga dapat menimbulkan telinga gatal.

Hal ini terjadi karena adanya hubungan antara saluran hidung dan telinga tengah melalui tuba eustachius. Ketika terjadi peradangan pada hidung, tekanan dan iritasi dapat memengaruhi telinga, sehingga menimbulkan rasa gatal atau tidak nyaman.

Gejala lain yang sering menyertai rhinitis meliputi hidung tersumbat, sakit kepala, mata berair, tenggorokan gatal, dan nyeri tenggorokan.

7. Psoriasis pada Telinga

Psoriasis merupakan penyakit autoimun kronis yang menyerang kulit dan dapat muncul di berbagai bagian tubuh, termasuk telinga. Psoriasis pada telinga ditandai dengan ruam kemerahan, kulit menebal, kering, bersisik, dan mudah mengelupas.

Kondisi ini sering disertai rasa gatal yang cukup intens, baik di bagian luar maupun di dalam telinga. Psoriasis tidak menular, tetapi memerlukan penanganan khusus agar gejalanya dapat dikendalikan dan tidak mengganggu kualitas hidup.

Cara Menangani dan Mencegah Telinga Gatal

Penanganan telinga gatal harus disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi sekaligus mencegah telinga gatal:

  • Hentikan penggunaan produk perawatan rambut, kosmetik, atau perhiasan yang diduga memicu iritasi pada telinga.
  • Hindari memasukkan benda apa pun ke dalam telinga, termasuk cotton bud, kapas, atau benda keras lainnya.
  • Bersihkan telinga menggunakan obat tetes telinga yang dijual bebas sesuai aturan pakai, atau lakukan pemeriksaan telinga secara berkala ke tenaga medis.
  • Jangan membersihkan telinga menggunakan benda tajam, seperti penjepit rambut, karena dapat melukai saluran telinga.
  • Lepaskan perhiasan yang menimbulkan rasa gatal dan pilih perhiasan berbahan antialergi.
  • Gunakan penutup telinga saat berenang dan segera keringkan telinga jika kemasukan air.
  • Jaga kebersihan alat bantu dengar dan pastikan ukurannya sesuai agar tidak menimbulkan iritasi.

Kapan Harus ke Dokter?

Pada umumnya, telinga gatal bukanlah kondisi yang berbahaya. Namun, Anda disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter apabila keluhan telinga gatal disertai dengan gejala berikut:

  • Demam
  • Pembengkakan atau nyeri hebat pada telinga
  • Keluarnya cairan atau nanah dari telinga
  • Telinga berdenging terus-menerus
  • Gangguan pendengaran

Dokter dapat memberikan penanganan sesuai penyebabnya, seperti antibiotik, obat antijamur, kortikosteroid, atau obat tetes telinga untuk melunakkan kotoran telinga. Dengan penanganan yang tepat, keluhan telinga gatal dapat diatasi secara efektif dan risiko komplikasi dapat dicegah.

Penutup

Telinga gatal memang sering dianggap sepele, tetapi kondisi ini bisa menjadi sinyal adanya gangguan tertentu pada saluran telinga. Mulai dari kebiasaan membersihkan telinga yang keliru hingga penyakit kulit dan infeksi, semuanya dapat menjadi penyebab telinga gatal yang sering tidak disadari.

Dengan memahami penyebab dan cara penanganannya, Anda dapat menjaga kesehatan telinga dengan lebih baik. Jika keluhan tidak kunjung membaik atau disertai gejala lain yang mengganggu, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Jika Anda menghadapi kesulitan pendengaran, kami sebagai pusat alat bantu dengar  telah siap memberikan solusi yang optimal untuk Anda. Di Brilliant Hearing, kami menawarkan beragam perangkat pendengaran berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau, seperti Signia Intuis, Audio Service, dan masih banyak lagi. Langkah pertama dalam menjaga kesehatan pendengaran Anda adalah mengunjungi situs web kami dan memilih dari berbagai pilihan terbaik yang kami sediakan.

Baca Juga: Kenali Kelainan Daun Telinga Mikrotia, Apa Itu?

Bagikan :

Pusat Alat Bantu Dengar

alat bantu dengar basic

Basic

Mulai dari 1 Jutaan

Improve

Mulai dari 4 Jutaan

Active

Mulai dari 5 Jutaan

alat bantu dengar advance

Advance

Mulai dari 15 Jutaan

Signature

Mulai dari 22 Jutaan

Aksesoris

Lengkap Tersedia Disini

Artikel Lainnya